0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Asal-Asalan Kumpulkan KTP, Calon Independen Disemprit

Bintek Pencalonan untuk parpol dan calon independen Pilbup Sragen di Kantor KPU Sragen, Kamis (4/6) (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Bagi calon independen atu perseorangan yang asal-asalan mengumpulkan syarat dukungan berupa KTP, KK, paspor atau identitas lain tidak sesui dengan data faktual bakal kena sanksi. Sanksi tersebut berupa mengganti sebanyak dua kali lipat dari dukungan yang dipalsukan.

“Nanti aka ada punishment terhadap calon, apabila ada yang menyatakan tidak mendukung, calon harus mencari dukungan pengganti dua orang,” kata Komisioner KPU Sragen Bidang Hukum, Pencalonan, Pengawasan dan
Kampanye, Diyah Nur Widowati kepada Timlo.net, Kamis (4/6).

Dijelaskan Diyah, untuk Kabupaten Sragen yang jumlah penduduknya mencapai 959.277 jiwa, maka diperlukan syarat dukungan untuk calon perseorangan sebanyak 71.946. dukungan tersebut harus tersebar di 11 dari 20 kecamatan Kabupaten Sragen atau lebih dari 50 persen dari jumlah kecamatan.

“Syarat dukungan itu nanti akan dihitung per desa yang di bawahnya ada tanda tangan pasangan calon di atas materai,” katanya.

Berkaitan dengan hal tersebut KPU Sragen menyelenggarakan Binteks untuk untuk aplikasi pencalonan kepada partai politik (Parpol) dan bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati yang namanya telah beredar di masyarakat.
Selain itu pihaknya juga mengadakan Binteks untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mengenai apliksi awal terhadap calon perseorngan.

“Peserta bintek kita berikan CD yang berisi tentang aplikasi pencalonan yang berisi data-data calon yang akan mendaftar,” ujar Diyah.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge