0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tingginya Pemakaian Pestisida, Tim Sidak Sayuran

Pedagang sayuran di pasar tradisional (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Wonogiri —  Tim gabungan yang terdiri dari Kantor Ketahanan Pangan (KKP), Satpol PP, Disperindagkop UMKM, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Wonogiri menggelar inspeksi mendadak (Sidak) tanaman pangan di Kecamatan Slogohimo, Rabu (3/6). Hal itu menyusul adanya laporan tingginya pemakaian pestisida oleh petani.

“Bersamaan di Slogohimo ini baru panen raya, Sidak kita ini fokusnya pada tanaman segar, dan hasilnya pun negatif,” ungkap Kepala KKP Wonogiri, Stefanus Pranowo, Kamis (4/6).

Menurut Pranowo, tanaman pangan itu meliputi sawi, wortel, dan kacang panjang. Kemudian, tanaman segar itu dilakukan rapid test (pengecekan kadar pestisida). Seperti tahun lalu, pihaknya telah melakukan Sidak di Bubakan, Kecamatan Girimarto.

“Seiring berjalan, kasus-kasus keracunan yang ditimbulkan dari tanaman pangan kerap kali menyita perhatian masyarakat,” jelasnya.

Dikatakan, selain Sidak tanaman segar di pasar tradisional, pihaknya pun melakukan pantauan di sejumlah toko-toko modern atau swalayan.

“Untuk itu, fokus pada makanan berbahaya seperti  mie basah yang ada kandungan boraks,” katanya.

Ditambahkan, selama ini petani menggunakan pestisida dalam segala jenis pertanian. Mulai dari persemaian, pembibitan, kemudian tanam. Bahkan, ada jenis pestisida yang berfungsi merangsang pertumbuhan daun dan buah.

“Diakui petani, jika tidak menggunakan pestisida mereka merasa hasil produksi tanaman kurang bagus,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge