0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Isu Beras Plastik

Omzet Pedagang Beras Poles Turun Drastis

timlo.net/nanin
(Ilustrasi) Pedagang beras (timlo.net/nanin)
Karanganyar — Sejumlah pedagang di pasar tradisional mengeluhkan turunnya omzet penjualan akibat adanya isu beras plastik. Konsumen ragu-ragu dengan beberapa jenis beras terutama beras poles yang bentuk fisiknya mirip dengan beras plastik yang ramai diberitakan tersebut.
“Beras poles itu hasil penggilingan padi secara sempurna, lalu digosok hingga warnanya putih bersih, memang mirip dengan yang di beritakan beras plastik itu,” kata Sumarni, penjual beras poles di Pasar Jungke, Kamis (4/6)

Menurutnya, warna beras poles yang putih bersih karena prosesnya diselep beberapa kali untuk membersihkan sekam. Sedangkan penjualan beras biasa, tidak terpengaruh pemberitaan tentang beras plastik.

“Kalo beras biasa sih ndak terpengaruh, karena warnanya agak gelap konsumen ndak ragu untuk beli,” kata Sumarni.

Sementara itu, Panem, pedagang beras di Pasar Jungke, mengaku konsumen yang membeli beras di lapaknya tidak ada yang curiga soal beras plastik. Konsumen percaya kalau beras jualannya merupakan hasil dari panen petani di Karanganyar dan sekitarnya. Sehingga terjamin keasliannya.

“Saya kulakannya juga langsung petani, kadang-kadang malah beli gabah trus diselep sendiri,” ujarnya.

Pantauan yang dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Karanganyar tidak menemukan adanya peredaran beras plastik di pasar-pasar tradisional di wilayahnya.

Petugas pemantau yang disebar di seluruh pasar di Karanganyar, menyampaikan laporan tidak adanya beras plastik yang dijual, seperti yang beberapa hari terakhir.

“Kami pantau terus-menerus. Namun petugas tidak menemukan adanya beras plastik di Karanganyar,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge