0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengadaan Interior Museum Keris, Disbudpar Ajukan Anggaran Rp 270 juta

dok.timlo.net/achmad khalik
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Eny Tyasni Suzana (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo mengajukan anggaran Rp 3 miliar di APBD Perubahan 2015 mendatang. Anggaran itu diajukan untuk pengadaan interior museum  dan biaya operasional enam bulan.

“Tambahan Rp 3 miliar itu untuk interior. Rp 300 juta diantaranya untuk biaya operasional enam bulan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo, Eny Tyasni Suzana kepada wartawan, Rabu (3/6), usai rapat dengan Komisi IV DPRD Solo di gedung dewan.

Menurut Eny, pengadaan interior berupa furnitire, audio visual dan story line yang memuat informasi yang akan dimuat. Sementara biaya operasional enam bulan harus dianggarkan lantaran per Juni ini biaya operasional seperti listrik, air dan keamanan sudah menjadi tanggungjawab pemerintak kota (Pemkot).

Lantaran pengadaan interior baru dianggarkan dalam APBD Perubahan 2015, pembukaan museum baru bisa dilakukan awal 2016. Museum Keris diharapkan bisa menjadi destinasi wisata baru di Kota Bengawan.

Eny menambahkan, Museum Keris nantinya akan memamerkan setidaknya 400 koleksi keris. Saat ini, proses identifikasi keris masih berlangsung.

“Keris-keris itu dari warga Solo dan sekitarnya. Jumlahnya sekarang sudah 400. Saat ini sedang proses identifikasi tentang bahan dan kapan dibuatnya,” terang dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge