0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Konsep SBC VIII, 13 Juni Mendatang

Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik
(Ilustrasi) Solo Batik Carnival (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo – Gelaran Solo Batik Carnival (SBC) VIII, 13 Juni mendatang mengusung sejumlah konsep berbeda dibanding tahun lalu. Dari segi jumlah peserta, SBC tahun ini juga diikuti lebih banyak peserta.

“Konsepnya kolosal bertemakan karnaval. Setelah opening ceremony, akan ada arak-arakan trailer-trailer yang akan diisi pemusik untuk mengiringi peserta berparade di jalan. Ini yang membedakan tahun ini dengan tahun sebelumnya,” kata Art Director SBC VIII, R Ade Kurniawan kepada wartawan, Rabu (3/6).

Menurut Ade, ada 300 peserta yang sudah pasti terlibat dalam SBC VIII. Jumlah itu masih akan ditambah delegasi-delegasi dari kota lain dan perform SBC lama.

Adapun tema carnival tahun ini, jelas Ade, mengambil tema Mancavana : The Soul Of Hly Circle. Tema ini diangkat dari falsafah Jawa tentang keblat papat lima pancer yang menjadi lambang unsur pada diri manusia.

“Ini sebuah pola sehari-hari yang kita lakukan. Dimana centernya kita sendiri. Mau jadi baik atau buruk itu ada pada kita,” jelasnya.

Untuk rute SBC VIII tidak berbeda jauh dengan tahun lalu. Diawali opening seremony dan dilanjut carnival dari Stadion Sriwedari hingga depan Balaikota. Hanya saja untuk tahun ini gelaran dilaksanakan siang hari. Berbeda dengan tahun lalu yang digelar malam hari.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo, Eny Tyasni Suzana mengungkapkan untuk lebih mempromosikan SBC, pihaknya bakal memajang informasi gelaran SBC VIII di beberapa hotel saat momen pernikahan putra Presiden Joko Widodo, 11 Juni 2015.

“Kami akan memajang di beberapa hotel agar tamu-tamu yang jagong Pak Jokowi melihat. Harapannya, saat tanggal 13 Juni itu mereka kembali ke Solo,” ungkap dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge