0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hari Jadi Kabupaten Boyolali ke 168

Pejabat Boyolali Nyekar ke Makam Ki Ageng Pandanaran

dok.ti,lo.net/nanin
Wabup Boyolali Agus Purmanto tabur bunga di Makam Ki Ageng Pandanaran, Bayat, Klaten (dok.ti,lo.net/nanin)

Boyolali — Salah satu rangkaian Hari Jadi Kabupaten Boyolali ke-168 yang tidak pernah ditinggalkan adalah ziarah ke Makam Ki Ageng Pandanaran, Bayat, Klaten, Rabu (3/6). Ki Ageng Pandanaran sendiri merupakan tokoh cikal bakal nama Boyolali.

Wakil Bupati Boyolali Agus Purmanto, yang memimpin langsung nyekar ke Makam Ki Ageng Pandanaran, mengungkapkan kegiatan ini sebagai wujud penghormatan terhadap jasa dan pengorbanan Ki Ageng Pandanaran. Selain itu, juga menumbuhkan semangan dalam membangun Boyolali.

“Kita warga Boyolali harus selalu mengingat jasa Ki Ageng Pandanaran, yang menjadi cikal bakal adanya Boyolali,” ujar Agus Purmanto.

Dalam sejarah disebutkan, cikal bakal nama Boyolali berasal saat Ki Ageng Pandanaran melakukan perjalanan ke Bayat bersama istrinya. Saat itu, Ki Ageng beristirahat di Kali Gede menunggu istrinya dan berkata, “Mbo Ja Lali”. Yang akhirnya dikenal dengan nama Boyolali.

Di sisi lain, Sekcam Bayat Suwaryono, menegaskan diharapkan agenda rutin Pemkab Boyolali ini diharapkan bisa meningkatkan wisata religi di Bayat. Diakui, Ki  Ageng  Pandanaran memiliki andil yang sangat besar  terhadap  kabupaten Boyolali, Semarang dan Klaten.

“Tidak hanya dari Boyolali, belum lama ini dari Kabupaten Semarang juga melakukan ziarah ke sini,” ujarnya.

Selain mengelar tahlil dan tabur bunga di Makam Ki Ageng Pandanaran, Wabup Boyolali juga menyerahkan bantuan berupa pompa air dan bantuan tali asih kepada pengelola makam Ki Ageng Pandanaran.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge