0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sering Diteror, Sejumlah Tukang Becak Ngadu ke Kapolresta

dok.timlo.net/achmad khalik
Kapolresta Solo Kombes Pol Ahmad Luthfi temui para tukang becak (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Puluhan tukang becak di Kota Solo berbondong-bondong mendatangi Polresta Solo untuk mengadukan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan kelompok masyarakat. Kerapkali mereka mendapatkan ancaman hingga penganiayaan dari orang tidak dikenal.

“Kami ingin mengadu ke Pak Kapolres, tentang ancaman dan penganiayaan yang kerapkali dialami anggota kami,” terang Sardi, koordinator aksi, Rabu (3/6) siang.

Dikatakan, pernah suatu ketika dirinya dilempar mercon saat mangkal di kawasan perempatan Atria Jl Ronggowarsito, Banjarsari, Solo. Tak hanya dirinya sendiri, tukang becak lainnya, Wisnu (45) juga mengaku pernah dianiaya oleh pengguna kendaraan bermotor. Entah sebabnya apa, tiba-tiba pengguna kendaraan bermotor itu menendang becak yang dia kendarai hingga hampir terjungkal.

“Kami hanya mengadukan bentuk teror yang kerapkali kami temui,” kata Sardi.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Solo Kombes Pol Ahmad Luthfi berjanji akan menampung keluh kesah dari tukang becak. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kasat Binmas untuk mengerahkan kemampuan Kanit Binmas di tingkat Polsek supaya tidak terjadi kasus yang sama.

“Jika masih ditemukan hal seperti itu, silakan laporkan. Kasat Binmas saya akan menangani,” tegas Kapolsek.

Menurut Kapolsek, apa yang dilaporkan oleh para tukang becak merupakan kekhawatiran semata. Dirinya berharap, untuk menghindari peristiwa yang sama disarankan supaya pengemudi becak terus berkoordinasi dengan Binmas tingkat Polsek. Sehingga, penanganan atau gesekan yang terjadi dengan oknum masyarakat dapat diatasi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge