0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dandenpom: Kasus di Karaoke Bima Bukan Masalah Kesatuan

dok.timlo.net/achmad khalik
Dandenpom Denpom IV/4 Solo, Letkol CPM Witono (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Perkelahian yang melibatkan anggota Grup-2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura dan personel TNI AU di Karaoke Bima, Solo Baru pada Minggu (31/5) dinihari, bukan dipicu masalah kesatuan. Melainkan, emosi antar pribadi yang muncul secara spontan.

“Ini bukan masalah kesatuan, melainkan masalah pribadi,” kata Komandan Denpom IV/4 Solo, Letkol CPM Witono saat ditemui wartawan, Rabu (3/6) siang.

Lantaran tak bisa menahan diri masing-masing, kata Dandenpom, akhirnya terjadi bentrok antar kedua pihak hingga terjadi penganiayaan dan berujung pada meninggalnya salah seorang anggota TNI AU, Serma Zulkifli, Selasa (2/6).

“Terkait status kelima orang yang telah diserahkan ke pihak kami, masih kita dalami. Jika hasil pemeriksaan barang bukti maupun saksi mengarah kesana maka akan kita proses ke tahap selanjutnya,” terangnya.

Disinggung jeratan hukum terhadap kelima pelaku penganiayaan tersebut, Dandenpom mengaku menjeratnya dengan Pasal 170 KUHP Jo 351 ayat 3 tentang penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge