0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jadi Korban Pembobolan Rekening, Anggota TNI Kehilangan Rp 8,6 Juta

Ilustrasi Pencurian (merdeka.com)

Timlo.net — Pembobolan rekening nasabah bank kembali terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Kali ini menimpa seorang anggota TNI AD, Andik Triayuli (29) warga Yonarhanudse 15 RT 3 RW 10 Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Uang Rp 8.650.000 di rekening BRI miliknya amblas dibobol. Pelaku pembobolan rekening nasabah bank ini beraksi dengan cara mentransfer tanpa diketahui oleh pemilik rekening.

“Saya tidak pernah melakukan transaksi atau melakukan transfer. Tiba-tiba saldo di rekening milik saya berkurang Rp 8.650.000,” kata Andik saat melapor kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang di Jalan Dr Soetomo, Kota Semarang, Jawa Tengah Selasa (2/6) petang tadi.

Andik menjelaskan, pembobolan rekening tersebut sebenarnya telah diketahui bulan April 2015 lalu.

“Saat itu, saya datangi kantor BRI Jangli untuk mengambil uang. Namun kaget karena saldo uang di rekening saya berkurang. Saya meminta print out. Diketahui di dalam print out tersebut tertera telah terjadi proses transfer senilai Rp 8.650.000, ke rekening Bank Mandiri dengan nomor rekening 801536796 an YYS AIR -SDIT QO,” ungkapnya.

Mendapati hal itu, korban kebingungan. Pasalnya, ia merasa tidak pernah melakukan transaksi dan melakukan transfer ke rekening lain.

“Akhir bulan Mei lalu, saya mendatangi kantor BRI Jalan Pattimura Semarang bermaksud melakukan konfirmasi terkait hal tersebut,” katanya.

Namun pihak BRI hanya menjelaskan bahwa korban melakukan transfer ke rekening tersebut. Andik merasa kecewa, karena pihak bank terkesan melempar kesalahan kepada korban dan terkesan tidak mau bertanggung jawab atas hilangnya uang milik nasabah tersebut.

Tak mau ambil pusing, korban sembari membawa barang bukti print out dari BRI Jalan Patimura Semarang tertanggal 22 April 2015 akhirnya melaporkan kasus pembobolan rekening nasabah bank ini ke Mapolrestabes Semarang. Kasus ini masih dilakukan penyelidikan oleh tim Reserse Kriminal Polrestabes Semarang.

[rnd]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge