0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Detik-detik Waisak, Lantunan Sutra dan Mantra Membahana

persiapan waisak (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Dengan mengusung tajuk “Dhamma Pelindung  Dunia,” lautan umat Buddhayana Indonesia tumpah ruah menyambut detik-detik Waisak 2559 Buddhist Era/2015  di plataran Candi Sewu, kompleks Taman Wisata Candi Prambanan, Selasa (2/6).

“Detik-detik Waisak tahun ini jatuh pada pukul 23.18.43 WIB. Dihadiri sekitar 7.500 umat Budha dari Keluarga Buddhayana Indonesia yang tersebar di provinsi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Jogjakarta dan sekitarnya,” sebut panitia Waisak Nasional Candi Sewu, Katman atau Romo Darmakanda, Selasa (2/6) sore.

Dijelaskannya, rangkaian acara Waisak Nasional di Candi Sewu dimulai dengan kedatangan Air Suci dari mata air Umbul Jumprit, Kabupaten Temanggung dan Api Abadi Mrapen dari Kabupaten Grobogan, yang disemayamkan di Candi Lumbung.

Dilanjutkan prosesi sarana puja Air Suci menuju altar utama Candi Sewu yang diiringi arak-arakan gunungan tumpeng palawija dan buah-buahan serta berbagai kesenian. Antara lain, Liong Samsi dari Vihara Metta Budha Sumbing, Wonosobo; atraksi marching band oleh STIB Smaratungga, Boyolali, sang saka Merah Putih dan panji-panji Budhis dari SMK Pembangunan Ampel, Boyolali.

Dari pantauan Timlo.net, kini para Bhikkhu dan Bhikkhuni beserta ribuan umat tengah melantunkan Paritta, Sutra, dan Mantra yang membahana di pelataran Candi Sewu.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge