0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Orang Tua Tak Bisa Membatasi Kecerdasan Anak

Kak Seto (timlo.net/heru)

Solo – Perilaku orang tua dan pendidik sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan kecerdasan anak di pendidikan usia dini. Maka perilaku tersebut harus bisa mendukung kecerdasan yang dimiliki oleh anak. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Seto Mulyadi saat membuka seminar nasional Penguatan Implementasi Sekolah Ramah Anak Kota Solo.

“Semua anak memiliki kecerdasannya masing-masing, hanya saja kita sebagai orang tua kadang kurang bisa merespon kecerdasan anak tersebut. Kita tidak bisa membatasi kecerdasan seorang anak,” ungkapnya, Senin (1/6).

Pria yang akrab disapa Kak Seto ini menambahkan, kecerdasan yang berbeda-beda itu harus bisa disalurkan sehingga bisa mencapai kesuksesan di masa depannya. Dia menganalogikan ada lima anak Indonesia yang cerdas, dan sama-sama sukses di bidangnya masing-masing. Kelima anak tersebut bernama Rudy.

“Rudi yang pertama bisa membuat pesawat, dan menjadi Presiden Indonesia yakni, Baharudin Jusuf Habibie. Rudy yang kedua menjadi atlet sukses dibidang Bulu tangkis, yaitu Rudi Hartono. Yang kecerdasannya dalam menggunting rambut juga ada, yakni Rudy Hadisuwarno. Rudy yang jadi koki terkenal, yaitu Rudy Choirudin. Kemudian ada juga Rudy yang berpolitik dan sekarang telah menjadi Walikota Solo, Pak Rudy. Semua anak indonesia bernama Rudy ini memiliki kecerdasan yang berbeda,” ungkapnya,  disambut tepuk tangan semua peserta seminar.

Kak Seto menegaskan, kecerdasan ini harus mendapatkan dorongan dari berbagai pihak. Pemerintah telah memberi rambu-rambu dalam dunia pendidikan yang mendorong metode pengajaran berpusat kepada anak didik.

“Jadi pendidikan yang sekarang bukan lagi menjadikan sekolah sebagai pusat, melainkan menjadikan anak didik sebagai pusat, sehingga dalam mengajar guru tidak bisa lagi memaksakan keinginannya, melainkan harus mengembangkan kecerdasan yang dimiliki oleh anak didik,” katanya.

Sementara dalam agenda tersebut, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi anak usia dini. Dia mengatakan seharusnya pendidikan lebih memperkuat pendidikan karakter kepada anak.

“Pendidikan adalah salah satu faktor penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terlebih pendidikan diusia dini bagi anak-anak kita, karena itu pemerintah kota Solo sangat fokus terhadap pendidikan ini,” katanya.

Selain seminar nasional, acara dalam rangka Peringatan Hari Anak Internasional ini, juga melantik sejumlah pengurus kelompok asah pena. Kelompok ini berisi pendidik yang fokus terhadap pendidikan dasar anak.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge