0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jadi Pengedar Narkoba, Sejumlah Mahasiswa Dibekuk

dok.merdeka.com
ilustrasi narkoba (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Delapan mahasiswa Yogyakarta ditangkap polisi karena mengedarkan sabu-sabu. Selain mahasiswa, polisi juga membekuk empat pengedar lain dari berbagai kalangan di kota Gudeg tersebut.

Direktur Ditnarkoba Polda DIY, Kombes Pol Andi Fahiran mengatakan dari penangkapan, Polda berhasil mengamankan barang bukti berupa 61,19 gram ganja dan 0,28 gram sabu.

“Dari Polda DIY sendiri 12 tersangka tersebut ditangkap dalam sembilan kasus yang berbeda dan TKP yang berbeda,” kata Andi, Senin (1/6).

Munculnya pengedar berstatus mahasiswa tersebut cukup mengejutkan, sebab mereka mengedarkan sabu di kalangan teman-teman indekos dan kuliahan.

“Yogyakarta memang jadi pasar potensial untuk pengedar narkoba, karena banyak mahasiswa yang tinggal di kos jauh dari pengawasan orangtua,” ujarnya.

Selain itu indekos yang tidak diawasi induk semang semakin membuat para pengedar bergerak dengan mudah dalam menjual barang haram tersebut.

“Dari penangkapan ini beberapa pembeli adalah mahasiswa, dan mereka membelinya dengan cara patungan, misal satu kos ada empat orang patungan beli narkoba untuk dinikmati bersama,” terangnya.

Sementara itu untuk per gram ganja dijual dengan harga Rp 100 ribu dan untuk per gram sabu dijual Rp 1,3 juta. Harga tersebut dibuat berdasarkan kemampuan daya beli mahasiswa.

“Harga itu kalau patungan mahasiswa masih terjangkau, memang yang paling banyak saat ini adalah ganja, kalau sabu memang mahal,” tandasnya.

[cob]

Sumber: merdeka.com



loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge