0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Refleksi Ultah ke-5 Car Free Day

Timlo.net - Daryono
Ultah ke-5 CFD (Timlo.net - Daryono)

Solo – Perayaan ulang tahun ke-5 Solo Car Free Day (CFD), Minggu (31/5) berlangsung meriah. Di tengah kemeriahan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengajak masyarakat menjaga CFD.

Ultah CFD tahun ini diawali dengan lari bersama 2.500 peserta dari Stadion R. Maladi dan finish di bundaran Gladak.

Setelah itu dilakukan pelepasan balon oleh Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo. Acara juga dimeriahkan dengan adanya hiburan musik yang menampilkan sinden Agnes Serfozo asal Hungaria dan grup musik humor Pecas Ndahe.

“CFD sudah berkembang sedemikian rupa sehingga menjadi ruang terbuka untuk bertemu dengan rekan, teman maupun anggota keluarga lainnya. CFD juga sudah memberikan kontribusi positif bagi perputaran roda ekonomi masyarakat, terutama pada pedagang,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan di sela acara.

Rudy mengakui, sejak diluncurkan 31 Mei 2010, pelaksanaan CFD masih banyak kekurangan. Sejumlah pihak menilai CFD semrawut, menimbulkan sampah dan banyak pelanggaran lalu-lintas. Oleh karena itu, Rudy mengajak masyarakat sama-sama menjaga hari bebas kendaran bermotor itu.

“Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk terus menjaga keberlangsungan CFD sebagaimana mereka juga menjaga Kota Solo dan isinya. Jangan sampai CFD tercemar termasuk oleh kepentingan politik,” ujar dia.

Salah seorang pengunjung CFD, David (25) menilai Pemkot mesti serius dalam melakukan sterilisasi kendaraan di CFD. Kenyataan di lapangan masih banyak kendaraan masuk ke area CFD. Selain itu, soal kebersihan juga kurang diperhatikan.

“Sosialisasi untuk menjaga kebersihan dirasa masih kurang. Selain itu jumlah tempat sampah pun masih sangat minim. Meskipun diakui, 5 tahun ini CFD sudah memberi masyarakat Solo ruang publik yang sangat leluasa untuk lebih berekspresi,” jelas dia.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge