0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mengenal Threadlift, Perawatan Kecantikan Tanam Benang

timlo.net/daryono
Seminar Threadlift (timlo.net/daryono)

Solo — Ada banyak tehnik perawatan kecantikan ditemukan dewasa ini. Salah satunya teknik perawatan threadlift (tanam benang). Bagi Anda yang tidak akrab dengan dunia perawatan wajah, barangkali baru mendengar threadlift. Perawatan wajah dengan cara menanamkan benang ke dalam wajah ini memang bisa dibilang belum begitu populer bagi sebagian kalangan masyarakat.

“Di Indonesia baru dikenal 2-3 tahun belakangan ini,” kata pakar kecantikan dr Olivia Pusparini saat ditemui Timlo.net, di Solo, belum lama ini.

Olivia menerangkan, threadlift bukan bedah kosmetik, tetapi merupakan tindakan non bedah. Tujuannya agar wajah terlihat cantik dan awet muda.

Metode threadlift ini menggunakan benang khusus, dimana benang ini akan dimasukkan dengan jarum khusus ke bawah permukaan kulit kita yang berfungsi untuk menarik kulit pada area-area tertentu pada wajah. Sehingga tampilan wajah terlihat lebih kencang dan permukaan kulit lebih merata.

Pada umumnya threadlift digunakan pada wajah, leher, payudara atau bagian tubuh lainnya yang kulitnya mengendur karena bertambahnya usia.

“Tanam benang ini untuk merangsang pembentukan kolagen dan perbaikan jaringan. Dan itu aman karena benangnya terserap kulit dan lama-lama hilang,” ujar pemilik Olivia Sliming n Skincare Indonesia ini.

Menurut dokter yang saat ini melayani threadlift di Jakarta dan Bali ini, perawatan kecantikan asal Korea ini lebih cocok untuk mereka yang wajahnya terlihat lebih tua dari usianya.

“Tanam benang ini kebutuhannya bukan dari usia, tapi sesuai kebutuhan. Kadang kita pernah lihat usai masih muda 20 tahun, tapi wajahnya kok seperti usia 35 tahun. Istilahnya wajah boros. Jadi bukan pada usia sesungguhnya tapi usia kulit,” bebernya.

Penuaan kulit lebih cepat ini bisa disebabkan oleh berbagai hal di antaranya akibat pola makan, polusi dan stress. Orang yang tampak tua biasanya stressnya tinggi dan nutrisinya kurang semisal jarang mengonsumsi sayur dan buah.

Disinggung ketakutan sebagian masyarakat untuk mencoba metode baru semacam threadlift, Olivia menilai hal biasa. Namun, masyarakat bisa menjadi berani setelah melihat hasilnya.

“Mereka bisa lihat before afternya, caranya. Awalnya mungkin takut, tapi kalau lihat hasilnya mereka jadi punya keberanian,” kata dokter yang praktek sejak 2007 ini.

Threadlift menggunakan bius lokal dan tidak ada bagian kulit yang dibuang dengan pisau bedah sehingga tergolong aman. Memar dan bengkak dapat terjadi setelah pengerjaan namun sifatnya hanya sementara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge