0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pendaki Nekat ke Puncak, Namanya Bakal Diblacklist

Timlo.net - Nanin
Pendaki Merapi (Timlo.net - Nanin)

Boyolali — Penutupan jalur pendakian Gunung Merapi melalui Dusun Plalangan, Lencoh, Selo, diperpanjang hingga 15 Juni mendatang. Jalur pendakian ke Merapi ditutup sejak evakuasi pendaki terjatuh ke kawah Merapi, Sabtu (16/5) lalu. Rencananya akan ditutup hingga lima hari, namun karena berbagai pertimbangan diundur hingga 15 Juni.

“Kita sedang membenahi manajemen pendakian, termasuk pemberian sanksi bagi pendaki yang nekat ke Puncak Merapi,” ujar PLH Balai Taman Nasional Gunung Merapi Yogjakarta, Tri Atmodjo, Jumat (29/5).

Pihaknya masih mencari sanksi tegas yang bakal diberikan kepada pendaki yang melanggar aturan yang ada. Dia menyontohkan, sanksi tersebut berupa blacklist nama pendaki.

“Tapi sanksi ini kita harapkan tidak hanya berlaku di Merapi, tapi juga di gunung-gunung lainnya,” tambahnya.

Selain pembenahan manajemen pihaknya juga akan memperbaiki formulir pendaftaran bagi pendaki. Namun yang lebih penting adalah merubah pola pikir pendaki yang ingin menaklukan gunung.

“Pola pikirnya yang harus kita rubah, perubahan ini yang nanti kita harapkan para pendaki ini lebih bisa menghargai alam,” tandasnya.

Senada juga diungkapkan Kepala Resort Selo BTNGM, Suwignya. Penutupan jalur juga untuk memperbaiki jalur pendakian dan pemasangan papan larangan. Saat ini, pendaki masih dilarang untuk mencapai puncak, dan hanya diperbolehkan hingga Pasar Bubrah. Pihaknya juga akan lebih memperketat peraturan pendakian ke Merapi.

“Silahkan sampai ke puncak, namun harus ada ijin dari Kementrian Kehutanan,” tegasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge