0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

8 Kecamatan di Sragen Alami Kelangkaan LPG 3 Kg

dok.timlo.net/setyo pujis
Operasi Pasar LPG 3 Kg (dok.timlo.net/setyo pujis)

Sragen – Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Sragen mengalami kelangkaan LPG ukuran 3 Kg. Delapan kecamatan itu yakni Sidoharjo, Plupuh, Jenar, Sambungmacan, Masaran, Ngrampal, Tanon dan Gemolong. Kelangkaan ini salah satunya dipicu adanya migrasi atau peralihan dari pengguna LPG ukuran 12 Kg ke ukuran 3 Kg.

“Kelangkaan ini sebenarnya tidak hanya terjadi di Sragen, tapi juga kota lain. Salah satu penyebabnya adalah migrasi dari pemakaian LPG 12 Kg beralih ke ukuran 3 Kg,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Pembinan Distribusi Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Sragen, Joko Suranto ketika ditemui Timlo.net di sela-sela operasi pasar LPG 3 Kg, di Kecamatan Ngrampal, Jumat (29/5).

Joko menjelaskan, 8 kecamatan tersebut berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan pihaknya dan atas laporan masyarakat memang terjadi kelangkaan sejak beberaapa hari terakhir.

Selain karena migrasi dari LPG 12 Kg ke 3 Kg, kelangkaan LPG 3 Kg juga dipicu karena pemkaian untuk kebutuhan pengairan. “Ini sangat dimungkinkan, karena pra petani butuh LPG untuk pengairan. Ini sawah-sawah sudah pada mulai mrapu (menguning), sehingga kalau tak dialiri petani bisa gagal panen,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Disdag Sragen, Nonok Sudjiono membenarkan kalau ada laporan kelangkan LPG 3 Kg di delapan kecamatan. Penyebabnya selain yang telah disebutkan Joko Suranto adalah lantaran adanya keterlambatan pengiriman dan pemakaian LPG untuk usaha.

“Aturaannyaa khan LPG 3 Kg itu disubsidi untuk warga yang kurang mampu, tapi ada juga itu dipakai untuk usaha, walau jumlahnya hanya sedikit sekali,” kata Nonok.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge