0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Belasan Warga Berebut Adopsi Bayi Ganteng

dok.timlo.net/aditya wijaya
Kapolsek Bayat AKP Suyono menggendong bayi yang dibuang orangtuanya (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Belasan warga menyatakan keinginannya mengadopsi bayi laki-laki ganteng yang ditemukan Kepala Dukuh (Bayan) Trembono, Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, DIY, pada Jumat (22/5) lalu.

“Pasca ditemukan di pinggir jalan Gunung Pegat, Dusun Brumbung, Krakitan, Bayat, sekitar 15 orang, baik datang langsung ke saya atau pun menelepon, mengajukan diri untuk menjadi orangtua bayi tersebut,” ujar Camat Bayat,
Edi Purnomo disela-sela inspeksi mendadak (sidak) jajanan sekolah di SDN 1 Paseban, Kamis (28/5).

Hal senada juga disampaikan Kepala Puskesmas Bayat, dr Wahyu Ciptadi. Kendati demikian, ia menjelaskan, keinginan mulia itu tidak dapat terpenuhi. Pasalnya, warga yang ingin mengadopsi bayi itu harus melalui
prosedur yang legal, aman dan tidak akan membawa masalah hukum apa pun di kemudian hari.

“Hingga hari ini masih ada warga yang datang ke Puskesmas menanyakan untuk mengadopsi anak tersebut. Namun kalau ingin mengadopsinya silakan menghubungi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans).
Sebab, sejak Sabtu (23/5), bayi itu dirawat di  Yayasan Pemeliharaan Bayi Terlantar (YPBT) berlokasi di Gayamprit, Klaten Selatan,” katanya, di sela-sela Sidak.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bayan Trembono, Wartono (33) menemukan bayi laki-laki dengan berat 4,2 kg dan panjang 55 cm saat hendak memancing di Rowo Jombor, Jumat (22/5) pagi. Diduga, bayi itu merupakan hasil hubungan gelap yang sengaja dibuang orangtuanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge