0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Denda Dihapus, Target Pajak Diharap Tercapai 100 %

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah II di Solo (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo —¬†Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah II berharap 35 persen wajib pajak (WP) di wilayah DJP Jateng II yang belum melapor bisa melapor tahun ini. Harapan itu disampaikan seiring dikeluarkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 91 Tahun 2015 tentang Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Administrasi Keterlambatan Penyampaian Surat Pemberitahuan, Pembetulan Surat Pemberitahuan dan Keterlambatan Pembayaran atau Penyetoran, tahun ini.

“PMK 91/2015 ini bukan sunset policy, tetapi program penghapusan atau pengurangan sanksi administrasi,” kata Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Humas (P2H) Kanwil DJP Jateng II, Basuki Rahmad saat ditemui usai seminar Sunset Policy Jilid II dan Bimtek E-Faktur di Hotel Best Westrn, Solo Baru, Kamis (28/5).

Menurut Basuki, wajib pajak yang belum melapor, terlambat melapor ataupun terlambat menyetor pajak dikenakan denda. Dengan dikeluarkannya PMK 91/2015, denda tersebut bisa dihapuskan dengan mengajukan permohonan.

“Nilai denda itu muncul di surat tagihan pajak (STP) yang diterbitkan. Misal, sejak 2010 tidak melapor, ketika melapor di tahun ini, nilai denda sejak 2010 itu yang bisa diajukan permohonan dihapuskan,” terangnya.

Lebih jauh, Basuki menjelaskan, penghapusan sanksi administrasi diberlakukan hanya untuk pembetulan, pelaporan dan pembayaran pajak yang dilakukan di tahun ini. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh wajib pajak. Tahun depan, kebijakan penghapusan saksi administrasi ini sudah tidak berlaku lantaran tahun depan arah kebijakannya lebih kepada upaya penindakan.

Melalui PMK 91/2015 ini, Kanwil DJP II Jateng berharap 35 persen wajib pajak yang belum melapor bisa melapor tahun ini. Dengan demikian, target pajak diharapkan juga bisa tercapai 100 persen.

“35 persen dari 900 ribuan di Jateng II ini kita harapkan bisa lapor di tahun ini. Semangatnya memang untuk meningkatkan kepatuhan pajak,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge