0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jajanan di Bayat Ditemukan Mengandung Boraks

Hati-hati dalam memilih makanan, khususnya jajanan yang dijual di sekitar sekolah, karena dikhawatirkan mengandung zat berbahaya. (dok.timlo.net/nanin)

Klaten — Puskesmas Bayat bersama pemerintah kecamatan setempat menggelar inspeksi mendadak (Sidak) jajanan di SDN 1 Paseban Bayat, Kamis (28/5) pagi. Dalam Sidak itu, tim gabungan menemukan kandungan berbahaya di antara jajanan yang dijual.

“Setelah kita lakukan rapid test pada beberapa sampel makanan, ternyata ada jajanan berupa cilok yang mengandung boraks dan krupuk pedas mengandung Rhodamin-B,” ungkap Kepala Puskesmas Bayat, dr Wahyu Ciptadi.

Dijelaskan, kandungan borak pada jajanan yang berbahan dasar tepung tersebut untuk membuat cilok menjadi kenyal dan tahan lama. Sedangkan kandungan Rhodamin-B pada kerupuk pedas biasa digunakan sebagai pewarna
tekstil.

“Malah saos pada ciloknya yang aman. Efek buruk bila terus menerus dikonsumsi secara berlebihan, lama kelamaan menyebabkan penyakit kanker,” jelasnya.

Dari pantauan Timlo.net, Sidak yang dilaksanakan saat jam istirahat ini cukup mengagetkan sejumlah pedagang di SDN yang berlokasi tak jauh dari kompleks Makam Sunan Pandanaran Bayat itu. Pasalnya, tim gabungan
didampingi Polsek Bayat mengambil sampel dari setiap jajanan untuk dilakukan rapid test saat itu juga.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge