0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Calon Perseorangan Mundur, Didenda Rp 10 Miliar

KPU Boyolali terus gelar sosialisasi pencalonan menjelang Pilkada (timlo.net/nanin)

Boyolali — KPU Boyolali terus mendorong warga dan tokoh masyarakat untuk mendaftar menjadi calon independen dalam pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah 9 Desember mendatang. Meski peluang terbuka lebar, namun KPU meminta kesempatan ini tidak untuk main-main.

“Sudah mendaftar, kemudian mundur, terancam denda Rp 10 Milliar,” ujar Ketua KPU Boyolali, Siswadi Sapto, Rabu (27/5).

Meski begitu, pihaknya tetap berharap ada tokoh independen yang mendaftar. Dengan begitu, nantinya masyarakat punya alternatif untuk dipilih menjadi kepala daerah. Sementara itu, KPU juga terus melakukan sosialisasi pencalonan dan pelaksanaan Pilkada ke berbagai elemen.

Disisi lain, anggota KPU Boyolali, Ali Fachrudin, menambahkan, saat ini KPU sudah menyiapkan desk khusus untuk pencalonan perseorangan. Meskipun syarat calon independen cukup berat, KPU berharap ada pasangan calon bupati dan wakil bupati yang berani bertarung melawan pasangan yang diusung partai politik. Dijelaskan juga, semua berkas administrasi pencalonan independen, nantinya akan disediakan oleh KPU. Mulai dari formulir pernyataan dukungan hingga dokumen pendaftarannya.

“Kita akan berikan bimbingan teknis bagi partai politik maupun calon independen untuk pengisian dokumen,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge