0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

11 Perlintasan Tak Berpalang Bakal Dipasang Rambu Tambahan

Perlintasan KA di Karanganyar (Dok. Timlo.net/Nanang Rahadian)

Karanganyar  —  Paska kecelakaan maut di perlintasan kereta api di Wonorejo Gondangrejo Senin (25/5), Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar, berencana memasang rambu lalu lintas tambahan di 11 titik tersebut.

”Perlu rekayasa lalu lintas di perlintasan yang tidak berpintu. Disamping itu, dinas akan berkoordinasi dengan PT KAI soal pengadaan palang pintu,” kata Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo kepada wartawan, Rabu (27/5).

Agus menambahkan, ada tiga kecamatan di Karanganyar yang dilintasi jalur kereta api (KA). Yakni Kecamatan Kebakkramat, Kecamatan Jaten, dan Kecamatan Gondangrejo. Tiga wilayah tersebut rawan kecelakaan KA, karena sejumlah perlintasan yang belum dijaga. Tak sedikit perlintasan-perlintasan liar yang sengaja dibuka masyarakat sendiri.

”Atau bisa diberi semacam pembatas bagi pendara agar tidak melintas. Jika terpaksa dibuka akan ditambah dengan rambu peringatan,” tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, nasib nahas dialami kakak beradik Rizki Muhammad Ari (14) dan Rasya Janaka (3). Ke duanya tewas setelah disambar kereta api (KA) di perlintasan kereta api Sawahan, RT 6 RW 7, Wonorejo, Gondangrejo Senin(25/5). Warga Sadon RT 6 RW 7 Tegalan, Ngemplak, Boyolali itu sedianya hendak bermain ke rumah temannya.

Kapolsek Gondangrejo AKP Sugeng mengungkapkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.30. Kedua korban mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX nopol AD 2649 ZA. Rizki yang memboncengkan adiknya kurang berhati-hati saat melintas di jalur kereta api (KA). Korban tidak memperhatikan datangnya kereta api (KA) barang Arjo Winangun Prambanan yang melaju dari arah utara.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge