0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kader Golkar Solo Mundur dari Plt, Ini Reaksi Bandung

Plt Ketua DPD I Golkar Jateng Dwi Hartanto (tengah baju kuning) dan Plt Ketua DPD II Golkar Solo Bandung Joko Suryono (dua dari kanan) (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Pelaksana Tugas (Plt) DPD II Partai Golkar Solo, Bandung Joko Suryono mengancam akan menempuh upaya hukum atas sikap DPD II yang mengharuskan pengurus DPD II Partai Golkar Solo menandatangani surat pengunduran diri dari Plt. Penandatanganan surat pernyataan itu dipandang aksi mobilisasi yang membuat kondisi tidak sehat.

“Surat pernyataan itu disiapkan, artinya sudah dimobilisasi. Kami sedang mengumpulkan saksi dan bukti. Kalau ada indikasi tindakan melawan hukum ya akan kami lakukan upaya hukum,” kata Bandung Joko Suryono kepada wartawan, Rabu (27/5).

Menurut Bandung, tindakan DPD II menyodorkan surat pernyataan telah membuat kondisi Golkar Solo tidak sehat. Mobilisasi itu juga dipandang bagian intimidasi kepada pihaknya. Bandung memastikan akan melaporkan hal itu kepada DPP Partai Golkar.

Disinggung 13 pengurus DPD yang menandatangani surat pengunduran diri dari Plt, Bandung menyatakan tidak mempersoalkan penandatanganan surat itu. Hal terpenting, ketika rapat Plt digelar dihadiri para pengurus Plt.

“Yang penting ketika dilaksanakan rapat Plt tetap datang dan berkontribusi dengan agenda partai. Karena ini transisi, ikut sana sini tidak masalah,” ujarnya.

Ditanya kemungkinan islah mengingat saat ini Golkar pusat melakukan proses islah, Bandung mengungkapkan masih menunggu petunjuk dari DPP.

“Saat kami tanyakan ke Plt DPD I, yang islah itu di pusat. Kalau di propinsi dan kabupaten tidak ada islah. Tetapi kalau nanti ada petunjuk kongkret ya akan kami ikuti,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge