0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Guru Inspiratif

Berangkat Kerja Jalan Kaki Puluhan Kilometer

dok.merdeka.com
Nana Herdiana (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Nana Herdiana, seorang guru SD di Kabupaten Purwakarta ini tergolong unik. Nana memilih berjalan kaki sejauh 20 kilometer pulang-pergi dari rumahnya ke sekolah tempat mengajar.

“Ternyata banyak manfaatnya jalan kaki setiap hari. Pulang pergi saya harus menempuh jarak 20 kilometer berjalan kaki melintasi gunung dan bukit,” kata Nana, Selasa (26/5).

Nana yang merupakan warga Kampung Pasirsereuh, Desa Tajursindang, Kecamatan Sukatani, Purwakarta hampir setiap hari berjalan sejauh sekitar 20 kilometer ke tempatnya mengajar di SD Negeri Tajursindang. Nana mengaku tidak hanya berjalan kaki, tetapi juga harus mengayuh perahu sendiri untuk menyeberangi Waduk Jatiluhur agar sampai ke sekolah tempat mengajar.

Jalan kaki puluhan kilometer setiap hari itu bukan karena bapak tiga anak ini berpenghasilan kecil atau tidak punya kendaraan. Tetapi itu diakuinya menjadi pilihan. Alasannya, ia ingin hidup sehat, bisa menabung dan bisa lebih dekat dengan alam.

Nana menjadi guru honor sejak tahun 1989. Sejak saat itu hingga kini dirinya selalu berjalan kaki dari rumahnya ke sekolah.

Dengan memilih berjalan kaki setiap hari, Nana yang kini sudah menjadi pegawai negeri sipil mengaku tidak pernah terlilit utang di bank.

Surat Keputusan pengangkatannya juga tidak pernah dijadikan jaminan ke Bank Jabar Banten. Padahal, dia harus membiayai keluarga serta enam adiknya yang sekolah dan kuliah.

Bahkan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menyatakan, Nana adalah guru inspiratif dan patut dibanggakan serta layak menjadi contoh.

“Saya berharap seluruh guru berstatus pegawai negeri sipil meniru gaya hidup Nana Herdiana, seorang guru SD Negeri Tajursindang yang setiap hari mengajar dengan berjalan kaki sekitar 20 kilometer,” katanya.

Menurut dia, Nana layak dicontoh karena mampu menyekolahkan adik-adiknya hingga tingkat sarjana dan membiayai keluarganya, tanpa harus meminjam uang ke bank. Padahal kebanyakan guru PNS mempunyai utang ke bank dengan jaminan SK PNS mereka.

“Guru Nana memang berbeda. Ia luar biasa dan layak dicontoh. Pada momentum kebangkitan nasional ini, saya salut dengan guru Nana,” katanya.

“Karena perjuangannya untuk dunia pendidikan dan tekad kuat bebas dari utang, guru Nana berhak mendapat reward,” kata Dedi.

Pemkab Purwakarta memberikan reward kepada guru Nana Herdiana sebagai guru inspiratif. Bupati juga memberikan uang sebesar Rp 15 juta sebagai bentuk apresiasi Pemkab Purwakarta kepada guru segigih Nana.

Uang yang diberikan diharapkan bisa jadi modal peternakan. Misalkan, Guru Nana membeli kambing ataupun sapi. Supaya, bantuan itu lebih bermanfaat lagi.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge