0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mesin Pesawat dan Helikopter Sampai Karanganyar

dok.timlo.net/nanang rahadian
Petugas mencopoti bagian mesin pesawat (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Pesawat dan helikopter yang bakal mengisi salah satu wahana di Edupark Karanganyar hingga hari ini, Rabu (27/5) belum datang dari Jakarta. Hanya dua mesinnya saja yang baru sampai di taman yang digadang-gadang bakal menjadi pusat edukasi dirgantara tersebut.

“Iya itu mesin pesawat dan helikopter. Saya kurang tahu kapan sampai di Karanganyar,” kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar, Edhy Sriyatno, saat dihubungi wartawan, Selasa (26/5).

Edhy mengatakan, mesin pesawat dan helikopter itu datang sepekan setelah dia dan Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya DPU Karanganyar, Purwono, datang ke Jakarta Selasa (19/5). Mereka mengecek kinerja kontraktor yang memenangkan lelang, PT Gema Putra Persada.

“Saya bersama Pak Purwono datang ke Jakarta mengecek progres pekerjaan kontraktor pemenang tender,” kata Edhy.

Menurut Edhy, kontraktor sanggup menyelesaikan pengiriman dua helikopter jenis Bolco dan satu pesawat jenis Boeing 737-300 selama 12 hari terhitung sejak Selasa pekan lalu.

“Ini sudah jalan 7 hari. Sisa 5 hari. Ya nanti dilihat dahulu bagaimana. Deadline 12 Juni sudah beres atau sampai Karanganyar dan sudah dirakit. Kalau lebih lengkapnya, silakan menghubungi pejabat pembuat komitmen [PPK], Purwono,” ujar Edhy.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar membeli Boeing 737-300 bekas Batavia Air. Seharga Rp1,2 miliar. Sedangkan dua helikopter jenis Bolco Rp600 juta. Pesawat itu terparkir di salah satu apron di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Untuk sampai di Karanganyar, Pesawat dan Helikopter harus di potong-potong baru di bawa ke bumi Intanpari dengan perjalanan darat. Kemudian dirakit lagi di taman Dirgantara Edupark.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge