0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Desa Gempolan Laporkan Kadesnya ke Kejaksaan

Ilustrasi Korupsi (merdeka.com)

Karanganyar — Sejumlah warga Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo melaporkan Kepala Desanya, Sukiman, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar, Selasa (26/5). Sukiman dituduh menggunakan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) sebesar kurang lebih Rp 227 juta tanpa kejelasan peruntukannya.

“Kami meminta Kejaksaan agar segera mengusut kasus penggelapan yang dilakukan kades kami,” kata salah seorang warga Desa Gempolan, Parman usai membuat laporan ke Kejaksaan Negeri Karanganyar, Selasa (26/5).

Menurut Parman, kadesnya diduga kuat telah membuat laporan fiktif. Terkait dengan pengajuan maupun laporan pertanggung jawaban, atas pencairan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014 Pemkab Karanganyar.

“Kemarin baru kita laporkan ke Inspektorat (Bawasda). Karena sampai sekarang belum ada jawabanya, maka kami datang ke Kejaksaan untuk menindaklanjuti perkara ini,” terang Parman.

Kedatangan Parman bersama ke empat temannya tersebut di Kejaksaan langsung menemui Kasie Intel Kejaksaan Karanganyar. Sudarno. Dalam pertemuan singkatnya, Parman mengaku kalau pihak Kejaksaan mempertanyakan terkait dengan pencairan dana BLM yang diajukan oleh Kepala Desa.

“Ya tadi cuma ditanya terkait dengan proses pencairannya saja, dan siapa saja yang mengambil,” kata Parman.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge