0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satu Anggota Ormas Penyerangan Polokarto Ditangkap

dok.merdeka.com
Ilustrasi tawuran (dok.merdeka.com)

Sukoharjo — Paska penyerangan ratusan orang dari ormas bela diri ke Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto beberapa waktu lalu, polisi menangkap salah satu dari mereka. Pasalnya, EP, warga Kabupaten Karanganyar ini kedapatan membawa senjata tajam saat dilakukan pemeriksaan.

“Memang benar kami menangkap salah satu orang dari rombongan konvoi, karena membawa dan memiliki senjata tajam, sampai saat ini kita tahan guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kasatreskrim Polres Sukoharjo, Iptu Fran Dalanta Kembaren, Selasa (26/5).

Tersangka dengen inisial EP, warga Kelurahan Gayamdompo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar ditahan beserta barang bukti berupa parang bergerigi dan sarana sebuah mobil. Dari pengakuan tersangka, senjata tajam itu diakui sebagai miliknya.

Polisi memutuskan untuk menahan tersangka EP karena melanggar Pasal 2 UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951, tentang kepemilikan senjata tajam. Di dalam pasal ini disebutkan, ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

“Tersangka ini kedapatan menguasai dan mengakui senjata taja itu memang miliknya dan dibawa saat ikut dalam konvoi penyerangan ke Desa Mranggen,” tandas Kasatreskrim.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge