0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mata Minus, Pengaruhi Prestasi di Sekolah

Salah sau siswa SD mengikuti pemeriksaan mata gratis di SD Negeri 1 Ngaru-aru, Banyudono (Timlo.net/Nanin)

Boyolali — Mata minus ternyata juga bisa mengakibatkan penurunan prestasi di sekolah bagi pelajar. Kondisi ini semakin diperparah dengan kurang sadarnya orang tua dalam menyikapi keluhan mata anaknya. Akibatnya, banyak anak sekolah ditingkatan sekolah dasar yang harus mengunakan kacamata minus.

“Mata lelah, pusing saat membaca, bila tidak segera teratasi bisa mengakibatkan mata minus,” ujar Dokter mata RS Pandanaran, Boyolali, Winarni, saat bakti sosial periksa mata gratis di SD Negeri Ngaru-aru 1 Banyudono, Selasa (26/5).

Dijelaskan, beberapa tips agar anak-anak terhindar dari mata minus, setiap satu jam setelah mata beraktivitas membaca atau bermain gadget, harus istirahat. Tutup mata dan kompres dengan air dingin selai itu juga anak-anak harus sebisa mungkin mulai dilatih untuk senam mata. Yang lebih penting lagi, asupan makanan sehat untuk menjaga kesehatan mata.

“Bagi orang tua, kalau anak pusing setelah membaca harus segera dibawa ke dokter, jangan sampai terlanjur sampai minus,” himbaunya.

Sementara itu, pemeriksaan mata gratis bakti sosial Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami) Boyolali, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Boyolali dan PT Sido Muncul Tbk, diikuti 300-an anak-anak siswa SD dari Kabupaten Boyolali.

Dalam pemeriksaan tersebut, satu persatu diuji mengunakan snellen cart yang berisi huruf dan angka yang terpasang sekitar 10 meter dari tempat duduknya. Diantara peserta ini, sebagian sudah terlihat mengenakan kacamata minus bahkan ada yang sudah silinder.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge