0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Susahnya Berkomunikasi Dengan Pengungsi Rohingya

Pengungsi Rohingya (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pengungsi Rohingya di Aceh kesulitan berkomunikasi dengan para relawan. Perbedaan bahasa menjadi kendala utama di sana.

Setiap hari ada ada beberapa kalimat yang terucap dari mereka untuk membangun komunikasi dengan relawan dan masyarakat setempat.

Kalimat tersebut seperti “Assalamualaikum, Burma” bila mereka berasal dari Myanmar etnis Rohingya. Akan tetapi bila berasal dari imigran gelap Bangladesh mengucapkan “Assalamualaikum, Bangladesh” dan terakhir mereka mengucapkan Muslim.

Kalimat tersebut seolah-olah menjadi tren dan banyak digunakan oleh sejumlah pengunjung. Terutama relawan yang sudah berminggu-minggu berada di lokasi pengungsian di Kuala Langsa, Kota Langsa.

Bahkan sejumlah awak media pun yang sedang bertugas liputan saat istirahat meniru ucapan tersebut. Sambil melepaskan penat, ucapan-ucapan itu menjadi penghibur sendiri melepaskan lelah.

Kalimat singkat lain yang juga sering digunakan adalah “No Melayu”, “No Inggris”, “Burma”. Kata-kata ini disampaikan kepada orang asing untuk memberitahukan kepada lawan bicaranya tidak bisa bicara selain bahasa Burma.

[tyo]

Sumber: merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge