0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nyaris Pensiun, SK Gurubesar Baru Turun

Solo – Dua minggu sebelum masa pensiun sebagai dosen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS), Surat Keputusan (SK) pengangkatan menjadi Guru Besar baru turun. Dengan pengangkatan sebagai profesor, sesuai peraturan, masa jabatan diperpanjang hingga 65 tahun. Pernyataan tersebut dikemukakan Rektor UNS Ravik Karsidi, saat mengukuhkan Prof Dr Salamah Wahyuni, SU sebagai gurubesar, di aula UNS, Selasa (26/5).

“Seandainya SK itu tidak turun Prof Salamah tidak jadi dikukuhkan sebagai gurubesar. Karena dua minggu jelang masa pensiun, SK pengangkatan sebagai Guru Besar turun dari Jakarta,” tandas Ravik.

Menurut Ravik, tantangan Prof Salamah menjadi guru besar bukan berarti semakin ringan. Justru pengangkatan sebagai guru besar ke 173 dan profesor ke-10 di FEB, menurut Ravik, tidak main-main. Apalagi yang menjadi titik fokus kajian dan penelitiannya tentang strategi fleksibilitas organisasi.

“Jelas sangat berat. Apalagi nantinya, yang akan dikembangkan dilingkup universitas dengan tujuan menjadi universitas berkelas internasional. Kita akan lihat apakah prof Salamah mampu membawa UNS menjadi lebih fleksibilitas dalam menghadapi tantangan jaman,” ujar dia.

Salamah menyampaikan pidato Strategi Fleksibilitas Organisasi dalam Lingkungan Bisnis yang Dinamis, menyoroti pentingnya strategi suatu organisasi atau perusahaan dalam menghadapi tantangan yang tidak pasti.

“Ketersediaan alat komunikasi dan informasi yang canggih, bila tidak dimanfaatkan sebaik mungkin dalam persaingan, dapat saja justru menjadi turbelensi ketika fleksibilitas pengiriman tidak mendukung,” katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge