0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasal Ini Diklaim Lemahkan Posisi KPK

Abraham Samad (merdeka.com)

Timlo.net – Pasal 31 ayat 1 c uu no 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat melemahkan posisi KPK.

“Pasal ini bisa dijadikan alat, begitu kita ditetapkan jadi tersangka maka pasal ini memberhentikan kita sebagai pimpinan KPK,” ujar Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) non-aktif Abraham Samad, Senin (25/5).

Abraham dijadikan tersangka oleh Polda Sulsel atas kasus dugaan pemalsuan dokumen, menyusul kemudian adanya Keppres Presiden Jokowi. Kata dia, hal ini adalah suatu pengingkaran atas keadilan oleh adanya Pasal 32 tersebut bagi pimpinan KPK.

“Saya pribadi merasa adanya pengingkaran atas keadilan itu sendiri. Pasal 32 ayat 2 bisa dijadikan untuk menyerang pimpinan KPK untuk yang pemimpin yang tidak kenal takut berantas korupsi. Kalau kita bukan pimpin KPK, mungkin kita tidak seperti ini,” ujar Abraham.

Sementara itu, pemohon sendiri yakni Wakil Ketua KPK non-aktif Bambang Widjojanto meminta kepada hakim MK untuk memperhatikan judicial review ini. Menurut Bambang, agar tidak terjadi kriminalisasi dan upaya perlawanan balik terhadap KPK karena membongkar kasus korupsi mesti ada conditional constitution.

“Kami mohon conditional constitution. Kami hanya mohon agar kami dilindungi dari pukulan hukum dari aparat hukum yang mempunyai wewenang untuk menyelidiki,” pungkas Bambang.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge