0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Prajurit TNI Juara Nembak Dijanjikan Kenaikan Pangkat

merdeka.com
Aksi TNI (merdeka.com)

Timlo.net — Tim penembak TNI AD mengharumkan nama Indonesia dalam ajang lomba nembak tahunan tingkat internasional dengan menyabet juara umum, Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2015 di Australia. Bahkan Panglima Kostrad Letnan Jenderal Mulyono menjanjikan kenaikan pangkat terhadap prajurti TNI yang menjuarai dalam perlombaan tersebut.

“Ke depan bapak Kasad (Jenderal Gatot Nurmantyo) berjanji siapa yang mengharumkan AD akan memberikan penghargaan bagaimana dia sekolah di prioritaskan, kenaikan pangkat dipotong masa dinas pangkatnya dan kemudahan lainnya yang berpengaruh pada karir mereka,” kata Mulyono di Terminal A1, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (25/5).

Mulyono mengatakan, tim TNI AD berhasil menyabet 30 medali emas; 16 perak dan 10 perunggu, mengalahkan kontingen lainnya dari negara-negara maju yang selama ini dikenal memiliki persenjataan canggih seperti, Amerika Serikat yang hanya mendapatkan, 4 medali emas, Inggris dengan 3 medali emas, kemudian Australia hanya memperoleh 5 medali emas.

Sedangkan, Jepang, Brunai Darussalam, Filiphina dan Newzealand, serta Singapore masing-masing mendapatkan satu medali emas. Sementara, Kanada Malaysia, Timor Leste, Tonga dan Papua New Gunea (PNG) tidak berhasil membawa pulang medali emas.

“Tim penembak kita berhasil meraih hasil yang sangat-sangat spektakuler. Rasa bangga juga bahwa prestasi yang diperoleh tim kita pada 2015, merupakan prestasi ke delapan secara berturut-turut,” katanya.

Kejuaraan yang berlangsung sejak 20-23 Mei di Puckapunyal, Victoria, Australia ini diikuti 17 tim dari 15 negara memperebutkan 50 medali emas. “Lomba tembak ini merupakan event tahunan yang diadakan oleh Angkatan Darat Australia, dalam rangka memperebutkan piala KSAD sana (Australia),” ujarnya.

Lanjut dia, TNI AD sudah 12 kali mengikuti event kejuaraan nembak AASAM sejak 1991 silam. Namun, sejak 2008 hingga kini tim penembak TNI AD berhasil mengukir prestasi sebagai juara umum.

“Inilah prestasi yang sangat membanggakan bahkan bisa mengalahkan negara-negara maju. Artinya, dari Sumber Daya Manusia (SDM) kita tidak kalah,” katanya.

“Untuk diketahui bahwa sniper adalah materi baru, yang dimunculkan oleh Negara Amerika Serikat dan ini domain mereka. Tetapi dengan persiapan yang ada kenyataannya kita bisa mendapatkan medali dari kategori itu,” sambungnya.

Dia menambahkan, persiapan dalam mengikuti lomba tersebut sejak tiga bulan lalu. Hal itu untuk menyeleksi petembak yang jumlah 80 prajurit TNI.

“Ternyata dari 80 tersaring 14 petembak, 9 Kostrad, empat Kopassus, satu Kodam Mulawarman,” tutupnya.

[rep]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge