0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Permohonan Penangguhan Penahanan Vinod Belum Jelas

dok.timlo.net
Vinod Kumar Agarwal (kanan) didampingi pengacaranya saat menyerahkan diri ke Kantor Kanwil Pajak DJP Jateng II Solo (dok.timlo.net)

Sukoharjo — Terdakwa kasus tindak pidana perpajakan, Vinod Kumar Agarwal meminta penangguhan penahanan kepada Majelis Hakim. Melalui kuasa hukumnya, Vinod menyatakan tidak akan mengganggu proses persidangan, dan juga tidak mungkin akan melarikan diri ataupun menghilangkan barang bukti.

“Sampai saat ini Majelis Hakim masih mempertimbangkan permohonan kami agar penahanan klien kami bisa ditangguhkan, namun sampai saat ini masih dalam pertimbangan ya sudah kami menunggu hasilnya nanti seperti apa,” kata kuasa hukum VKA, Muhammad Taufiq, Senin (25/5).

Vinod Kumar Agarwal ditahan sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Sukoharjo pada awal Bulan Mei. Saat itu, pihak kuasa hukum juga meminta untuk penagguhan penahanan dengan alasan kesehatan, namun ditolak kejaksaan.

Sebelumnya diberitakan, VKA bersama Sasanti Dwi Utami ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana perpajakan. Dari kasus ini, kerugian negara akibat pemalsuan faktur dan rstitusi pajak CV Lestari Jaya antara tahun 2004-2007  mencapai angka Rp 10 miliar.

“Sidang untuk keduanya telah digelar dua kali di Pengadian Negeri Sukoharjo dan ke depan sidang akan digelar dua kali seminggu,” tandas M Taufiq.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge