0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bupati Bantah RTM Sukoharjo Meningkat 30 Persen

dok.timlo.net
Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya (dok.timlo.net)

Sukoharjo — Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya membantah jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Sukoharjo meningkat 20-30 persen dari data Program Perlindungan Sosial (PPLS). Hal ini dikatakan bupati karena pendataan tidak dilakukan door to door.

“Kalau pendataan dilakukan hanya menurut keterangan pak RT dan pak Lurah ya tidak akan valid, mestinya didatangai door to door, makanya saya menyangsikan data dari PPLS yang mengatakan meningkat 30 persen,” kata Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, Senin (25/5).

Dari data PPLS Badan Pusat Statistik (BPS) Daerah Sukoharjo 2011 berjumlah 305.952 RTM, bupati meyakini pendataan tidak dilakukan secara benar. Pasalnya, menurut kaca mata Wardoyo, dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi di Solo Raya paling tinggi Sukoharjo.

Pihaknya meminta pendataan dilakukan dengan cara door to door agar mendapatkan data yang valid. Sehingga jika nanti ada pemberian bantuan dari pihak manapun tidak akan salah sasaran.

“Seperti adanya masyarakat yang mempunyai truk dan masih menerima bantuan sosial, ini karena data RTM tidak valid dan akurat,” tandas Bupati.



loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge