0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasokan Minim, Harga Bawang Merah Melonjak

dok.timlo.net/setyo puji s
Pedagang bawang merah di pasar (dok.timlo.net/setyo puji s)

Boyolali — Minimnya pasokan bawang merah dari petani berakibat kelangkaan stock di pasaran. Kondisi ini juga mengakibatkan harga bawang merah dipasaran melonjak hingga Rp 35 ribu/Kg dari harga sebelumnya Rp
32 ribu/Kg. Tingginya harga bawang merah ini mengakibatkan pedagang enggan membeli dalam partai besar.

“Beli sedikit saja, takut tidak laku dan busuk,” ungkap Partini (45), pedagang di Pasar Boyolali Kota, Senin (25/5).

Pasalnya, dengan harga yang terus naik mengakibatkan masyarakat enggan membeli bawang merah. Kalangan ibu rumah tangga lebih memilih membeli eceran. Disinggung soal kenaikan harga bawang merah, Partini mengakui
kenaikan sudah terjadi sejak sepekan ini.

“Banyak yang belum panen, sebagian lagi pada pilih tanam tembakau,” ujarnya.

Terpisah, Wahyuni (56), pedagang lain, mengaku kalaupun ada stok bawang merah lokal, kualitasnya tidak bagus, bawang lebih kecil dan tidak menarik konsumen. Berbeda halnya dengan bawang gunung yang banyak dihasilkan petani di wilayah Cepogo, bawang gunung ini stoknya banyak di pasar, namun jarang yang membeli. Pasalnya, tidak sedap untuk memasak.

“Biasanya hanya untuk bawang goreng saja,” tandasnya yang memperkirakan harga bawang lokal masih akan terus naik.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge