0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

HIPMI Sragen Petakan Produk Tiap Kecamatan

dok.timlo.net/agung widodo
Stand up comedy asal Surabaya Dodit Mulyanto dalam penutupan Jambore UMKM di Sasana Mangala Sukowati, kompleks Ganesa Technopark, Minggu (24/5) (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Selama tiga hati menggelar Jambore Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sragen mengklaim telah berhasil memetakan UMKM di Bumi Sukowati. Ada beberapa kecamatan dipetakan berdasarkan produk yang buat UMKM.

“Kami telah memetakan daerah-daerah yang mempunyai ciri khas produksi, baik kerajinan tangan maupun makanan. Ini sangat menarik, karena produk mereka sebenarnya bisa bersaing di tingkat nasional,” kata Ketua BPC HIPMI Sragen, Budiono Rahmadi dalam penutupan Jambore UMKM di Sasana Mangala Sukowati, kompleks Ganesa Technopark, Sragen, Minggu (24/5).

Budiono menjelaskan, beberapa kecamatan yang telah dipetakan antara lain; Masaran sebagai produksi batik dan sentra peralatan rumah tangga. Kemudian Kecamatan Kalijambe sebagai penghasil handicraft dan mebel. Selanjutnya, Sukodono, Miri dan Gesi merupakan pusat makanan olahan seperti emping; serta Kedawung sebagai penghasil madu.

Direktur Putra Dadi Sejahtera (PDS) ini mengatakan, pemetaan itu nantinya sebagai bahan rekomendasi untuk Pemkab Sragen agar ada perhatian untuk pembangunan kabupaten berbasis ekonomi kreatif.

“Karena tujuan jambore ini adalah mendorong pemasaran UMKM. Makanya harus ada perhatian dari pemerintah bagaimana agar produk UMKM ini bisa dipasarkan tidak hanya di Sragen, tapi juga daerah lain, bahkan manca
negara,” papar Budiono.

Sementara dalam acara penutupan Jambore UMKM dimeriahkan dengan penampilan stand up comedy asal Surabaya Dodit Mulyanto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge