0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Armada Minim, Pengiriman Pupuk Sempat Terlambat

dok.timlo.net/nanang rahadian
Gudang pupuk (ilustrasi) (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Minimnya armada pengangkut pupuk PT Petro Kimia Gresik, menjadi penyebab tertundanya pengiriman pupuk bagi petani yang masuk dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) kabupaten Karanganya. Padahal persediaan atau stok penyangga Pupuk Petroganik bagi petani di wilayah tersebut tidak ada kendala dan masalah.

“Saat ini sudah kita salurkan semua, dan tidak ada masalah. Memang kemarin sempat tertunda karena minimnya armada, nanti akan kita bahas dengan pimpinan,” terang Sales Supervisor PT Petrokimia Gresik Wilayah Karanganyar, Tri Kurniawan, Senin (25/5).

Dari PT Petro Kimia Gresik, kata Kurniawan, stok penyangga di Karanganyar untuk ZA ada 290 ton, SP-36 ada 100 ton, NPK ada 2035 ton, dan Petroganik ada 80 ton. Dan kesemuanya diharapkan nanti dapat dibagikan kepada para petani yang sudah mempunyai RDKK.

“Semua pupuk dari PT Petrokimia Gresik, harus sudah dapat tersalurkan bulan ini.semoga para petani tidak lagi mengeluhkan adanya keterlambatan soal pendistribusian pupuk,” katanya.

Sementara itu, Wijianto (42), warga Buran, Tasikmadu, Karanganyar mengaku, memang ada keterlambatan sekitar 3 minggu untuk pupuk produksi PT Petrokimia Gresik. Wiji mengatakan, untuk petani yang ada di wilayahnya yakni 1 hektar lahan pertanian, mendapatan jatah pupuk Urea 2 sak, Phonska 1 sak, ZA 1 sak, dan TS 1, dan pembelian dilakukan dengan system mengajukan RDKK dari kelompok tani.

“Kemarin memang sempat ada keterlambatan, Mas, tapi sekarang sudah tidak, dan kemarin teman-teman petani di sini rata-rata sudah mendapatkan semua,” kata Wijianto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge