0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rudy Prihatin Tim Transisi Ditolak Bertemu FIFA

dok.timlo.net/achmad khalik
Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Banyak pihak prihatin saat Tim Transisi PSSI ditolak bertemu FIFA. Salah satunya Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

“Seharusnya bukan Tim Transisi yang menemui FIFA. Menpora yang seharusnya pertama kali menemui untuk menjelaskan permasalahan yang ada,” terang Rudy, sapaan Walikota, Minggu (24/5).

Rudy menginginkan, supaya Menpora tidak membekukan PSSI namun membenahi struktural organisasi yang mengurusi sepak bola tanah air.

“Saya masih belum tahu inti dasar pembentukan Tim Transisi. Seharusnya, bukan mengambil alih fungsi PSSI tapi hanya membenahi semata,” kata Rudy.

Pendapat ini, kata Rudy, yang membuat dirinya masih enggan untuk bergabung dengan tim transisi.

“Beda dengan komite normalisasi PSSI dulu, yang memang dibentuk FIFA guna mengambil alih PSSI dan menggelar kongres,” jelas Rudi yang merupakan mantan anggota komite normalisasi PSSI tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Tim Transisi yang diketuai oleh Bibit Samad Riyanto mengirimkan surat ke pihak FIFA yang bermaksud ingin menemui pejabat FIFA dalam kongres FIFA di Swiss tanggal 25-30 Mei 2015 mendatang. Pertemuan ini dimaksudkan untuk membahas permasalahan sepak bola di Indonesia, seperti pembekuan PSSI dan terhentinya kompetisi olahraga paling populer sejagat.

Namun, pada surat balasan FIFA yang ditandatangani oleh Sekjen FIFA, Jerome Valcke, tanggal 22 Mei 2015 FIFA menolak menemui Tim Transisi lantaran permintaan pertemuan diajukan dalam jangka waktu yang pendek. Selain itu, surat balasan dari FIFA juga mengingatkan Menpora untuk menarik keputusan sanksi kepada PSSI sebelum tanggal 29 Mei mendatang.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge