0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Isu Beras Plastik, Sragen Masih Aman

Razia beras plastik (Timlo.net - Agung)

Sragen – Dinas Perdagangan (Disdag) Sragen melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Bunder Sragen. Hal ini dilakukan menyusul ditemukannya beras sintetis yang mengandung plastik di berbagai wilayah kota besar.

Namun Disdag tidak menemukan beras yang mengandung plastik. Meski demikian, pedagang dihimbau untuk meneliti dalam proses transaksi beras sebelum menjualnya.

“Apabila melihat hal-hal mencurigakan tentang kondisi beras, silahkan melapor ke kami. Karena dampak beras sintetis sangat berbahaya untuk kesehatan,” kata Kasi Pembinaan Pedagang Disdag Sragen, Joseph B Passar, Sabtu (23/5).

Tetapi adanya kabar beras mengandung plastik membuat sejumlah pedagang beras di Pasar Bunder menolak pasokan dari luar daerah. Mereka hanya menjual beras yang didatangkan dari penggilingan di wilayah Sragen dan sekitarnya.

“Kami hanya mengambil beras dari wilayah Sragen maupun Karangpandan (Karanganyar, red). Kalau dari daerah lain tidak berani karena tidak tahu proses panennya,” kata salah satu pedagang, Ayu Purwaningsih (28).

Dia menuturkan, kasus penemuan beras sintetis membuat permintaan mengalami penurunan. Biasanya Ayu mengambil beras dari petani sebanyak dua mobil atau 60 ton perhari. Saat ini hanya setengahnya.

“Penjualan otomastis menurun, tapi secara umum harga masih stabil,” ujarnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge