0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perbaikan Jalur Boyolali-Selo Dikebut

Timlo.net - Nanin
uka tutup arus lalu lintas di Jembatan Candi Petak,Genting,Cepogo akibatkan antrian panjang. (Timlo.net - Nanin)

Boyolali – Perbaikan di jalur wisata Solo-Selo-Borobudur terus dikebut. Perbaikan juga menyasar jembatan di Genting, Cepogo.

Arus lalu lintas di jembatan Candi Petak, Genting, Cepogo masih diberlakukan satu arah. Pasalnya, sisi timur jembatan yang dibeton belum diperbolehkan dilintasi. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan panjang karena menunggu antrian.

“Ya harus buka tutup, kalau tidak nanti malah semakin macet,” ungkap Lanjar, warga Selo yang berjaga di ujung jembatan mengatur arus, Sabtu (23/5).

Bila akhir pekan, arus lalu lintas yang melintasi jalur SSB semakin padat. Kebanyakan adalah pengendara roda dua yang hendak refreshing ke Merapi-Merbabu.

Selain itu, juga banyak warga luar kota yang hendak ke Magelang memilih melintasi jalur SSB. Selain di Jembatan Candi Petak, pemberlakuan buka tutup jalur juga dilakukan di Jembatan Samiran, yang ambrol akibat diterjang banjir. Di bawah tanjalan Irung Petruk juga diberlakukan hal yang sama, menyusul perbaikan di jalur tersebut.

“Yang paling berat di atas tanjakan Irung Petruk, kalau dari atas disuruh berhenti, harus mengerem, padahal membawa muatan berat,” ucap salah seorang pengemudi mobil sayur, Sulistyo.

Perbaikan jalur SSB dan jembatan Candi Petak dikerjakan Bina Marga Provinsi dengan anggaran Rp 19 Miliar. Untuk saat ini, perbaikan jalur di lakukan di titik-titik yang mengalami kerusakan parah. Sementara di Jembatan Candi Petak, dipasang tiang penyangga untuk mengantisipasi terjadinya longsor.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge