0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ditutup Sehari, Pengelola Susu Segar Rugi

Timlo.net - Aditya
Tempat Pengolahan Susu yang ditutup polisi (Timlo.net - Aditya)

Klaten – Tempat pengolahan susu sapi segar di Desa Karangnongko, Kecamatan Karangnongko, kembali beraktivitas. Tidak ada lagi garis polisi yang melintang pada pintu masuk tempat tersebut.

“Kami membantah beberapa pemberitaan berkembang terkait pengunaan bahan-bahan berbahaya untuk pengolahan susu. Itu tidak benar. Pengolahan susu disini sudah sesuai dengan prosedur baku,” kata Humas Puspetasari, Sulistyo Sudibyo, dalam keterangan persnya, Sabtu (23/5).

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menyita cairan methylen Blue, minyak sawit, glukosa, bubuk skim, truk tangki susu,sampel susu, drum plastik, dan satu drum pembersih lantai, sebagai barang bukti. Diduga, KUD Puspetasari menggunaan bahan campuran yang tidak semestinya pada susu segar.

“Bahan-bahan seperti pembersih lantai dan deterjen hanya untuk membersihkan sanitasi, bukan bahan baku campuran susu. Begitu pula dengan alkohol, methylen Blue, asam sulfat dan lain sebagainya, hanya digunakan untuk menguji kualitas susu bukan untuk bahan campuran susu,” jelasnya.

Menurutnya, pengolahan susu di KUD Puspetasari sudah sesuai prosedur baku. Ia mencontohkan, untuk asam sulfat sudah menjalin kerja sama dengan beberapa pihak seperti UNS Solo, untuk menguji kualitas susu tempatnya. Akibat penyitaan produk olahan susu oleh kepolisian pada Jumat (22/5) kemarin, pihaknya merasa sangat dirugikan.

“Jelas kita rugi. Sebanyak satu tangki atau sekitar 3.000 liter susu yang disita kemudian menjadi susu basi, dan terpaksa harus kita buang. Padahal susu itu akan kita setorkan kepada perusahaan besar di Klaten,” tambahnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge