0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Karanganyar Cairkan Dana Jadup Korban Longsor

dok.timlo.net/nanang rahadian
Pengungsi (ilustrasi) (dok.timlo.net/nanang rahadian)
Karanganyar — Pemerintah Kabupaten Karanganyar, mencairkan dana bantuan jatah hidup (Jadup) untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Kecamatan Jenawi.
“Jadup kita ambilkan dari pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Karanganyar Tahun 2015. Pencairan tersebut dilakukan lebih cepat dari pembahasan APBD Perubahan 2015,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, Jumat (22/5).

Samsi menyebutkan, besaran Jadup tersebut untuk tahap kedua mencapai Rp 496.125.000. Nantinya Jadup bakal menyasar sekitar 490 warga korban longsor yang saat ini masih mengungsi yakni warga Menjing dan Balong. Masing-masing jiwa nantinya bakal mendapatkan Jadup sebesar Rp 22.500 per hari selama 15 hari.

“Rinciannya adalah Rp 7.500 x 3 kali makan x jumlah jiwa selama 15 hari,” kata Samsi.

Selain memberikan Jadup tahap kedua, menurutnya Jadup tahap ketiga bakal diberikan juga pada hari yang sama. Hanya saja, Jadup tahap ketiga tersebut bakal menyasar kepada 230 warga korban longsor yang lain yang belum mendapatkan bantuan jatah hidup dari pemerintah. Diantaranya warga Desa Balong, Lempong, Jenawi, Plosorejo, Gempolan, Kerjo, Tawangmangu dan Tengklik.

“Total Jadup yang akan kita bagikan sebesar Rp 822.150.000 untuk tahap kedua dan ketiga, besaran yang didapatkan masing-masing warga sama yakni Rp 22.500 per hari,” katanya.

Samsi menambahkan mekanisme pemberian Jadup itu dilakukan secara tunai kepada masing-masing pengungsi. Setelah diserahterimakan, pengungsi dapat memanfaatkan uang itu untuk kepentingan makan dan juga minum. Harapanya uang itu bisa meringankan beban para korban gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge