0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Industri Dalam Negeri Mulai Terkena Imbas Ekonomi Global

Solo – Menurunnya pertumbuhan perekonomian nasional atas dampak dari menguatnya nilai tukar dolar menyebabkan sektor industri dalam negeri. Khususnya tekstil kian terpuruk. Bahkan karena dampak tersebut tak sedikit para perusahaan mengurangi jam kerja bahkan merumahkan sebagian karyawanya.

“Kondisi pasar saat ini sedang lesu, tak hanya di dalam negeri tapi juga pasar diluar negeri. Hal itu karena dampak dari menguatnya nilai tukar tehadap dollar,” ujar Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah, Liliek Setiawan saat dihubungi wartawan, kemarin.

Dirinya mengatakan menurunya pertumbuhan ekonomi dari 5,6 persen menjadi 4,7 persen sekarang ini cukup berdampak terhadap sektor industri kususnya tekstil. Bahkan tak jarang sekarang ini banyak perusahaan yang melakukan pengurangan karyawan atau PHK guna menekan pembiayaan.

“Di triwulan pertama kemarin masih cukup mendingan karena terbantu dengan pesanan di tahun sebelumnya. Namun sejak masuk di triwulan kedua ini permintaan menurun derastis baik didalam maupun diluar negeri,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa belum bisa memastikan kapan kondisi tersebut akan segera membaik. Hal itu karena masih ada ancaman dari bank sentral AS yang berencana akan menaikan suku bunganya.

“Jika itu terjadi tentu akan semakin mempersulit perekonomian dalam negeri karena pasti banyak investor yang akan lari ke luar negeri,” ungkapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge