0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua WN Malaysia Penyelundup Sabu Ditangkap

merdeka.com
Ilustrasi Narapidana (merdeka.com)

Timlo.net — Dua Warga Negara Malaysia ditangkap polisi karena kedapatan memasok narkoba jenis sabu-sabu ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kapolres Nunukan, AKBP Christian Tori mengatakan, penangkapan ini bermula atas laporan masyarakat beberapa hari sebelumnya.

Menurut informasi, WN Malaysia itu akan masuk ke Kabupaten Nunukan melalui Pulau Sebatik membawa sabu-sabu dalam jumlah yang cukup besar.

“Jadi beberapa hari yang lalu kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan terjadi transaksi narkoba jenis sabu-sabu yang dibawa warga negara Malaysia ke Kabupaten Nunukan melalui Pulau Sebatik,” kata Christian, Jumat (22/5).

Setelah itu, aparat kepolisian setempat melakukan pemantauan pada jalur masuk yang dimaksudkan sehingga berhasil mengamankan dua warga asing itu, Kamis (21/5) sekitar pukul 20.00 WITA. Barang bukti didapat adalah satu bungkus sabu-sabu golongan I seberat 50,3 gram.

Pada saat itu juga disita dua buah telepon seluler, dompet, dan dua identitas kependudukan Malaysia pada saku celananya. Saat itu keduanya langsung digelandang ke Mapolsek Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur.

Kedua WN Malaysia pembawa sabu itu bernama Abdul Halim bin Omasil (44 tahun), beralamat di Kampung Bumiputra, Batu 3, Tawau, Negeri Sabah, Malaysia, dan Din bin Hamja (39 tahun) beralamat Kampung Sungai Pukul, Pulau Sebatik, Negeri Sabah, Malaysia. Mereka ditangkap di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah.

Christian mengatakan, kedua WN Malaysia itu langsung ditetapkan sebagai tersangka atas pelanggaran Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika pasal 114 ayat (2) juncto pasal 112 ayat (1) subsidair pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1). Ancaman pidananya paling tinggi adalah seumur hidup atau paling singkat lima tahun.

[ary]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge