0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Kronologis Pencuri Gasak Uang Rp 40 Juta di Toko Mebel

dok.timlo.net/aditya wijaya
Polisi olah TKP di toko mebel yang dirampok (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten – Pencurian di toko mebel Sumber Rejeki Jumat (22/5) siang membuat pemilik toko rugi hingga puluhan juta rupiah. Sri Astuti Budi Lestari (50) sang pemilik, tak menyangka kejadian ini menimpa dirinya. Uang tunai sebanyak Rp 40 juta, buku tabungan, dan kartu ATM yang disimpan di lemari tokonya digasak pencuri.

“Tidak menyangka mas. Baru tadi sekitar pukul sepuluh saya mengambil uang Rp 40 juta di bank. Uang itu rencananya untuk membayar pesanan mebel besok pagi. Anehnya, lemari itu kembali dalam keadaan terkunci dan hanya sedikit bekas goresan dicongkel yang tidak terlalu kentara,” kata Sri saat dietmui awak media.

Dia menceritakan, sekitar pukul 11.30 WIB, ada lima orang berjalan kaki mendatangi tokonya. Mereka menyebar dan melihat-lihat mebel yang tersedia. Layaknya pembeli, mereka memasukkan spring bed, meja, kursi, dan lain sebagainya dalam daftar barang belanjaan dengan total pembelian Rp 20 juta.

“Ada tiga orang laki-laki, satu anak berusia sekitar 12 tahun, sedangkan dua lainnya bapak-bapak dengan perawakan kurus kecil dan satunya lagi sudah setengah tua berambut keriting. Dua sisanya lagi, perempuan muda dan ibu-ibu. Ya mereka mirip sebuah keluarga, sehingga saya tidak curiga. Tapi setelah pamit ke BRI untuk mengambil uang pembayaran, mereka tidak kembali lagi,” jelasnya.

Senada juga disampaikan salah seorang karyawannya, Joyo (29).

“Posisi saya sedang ngecat dilantai atas, tapi saya mendengar logat bahasa mereka asli orang sini. Saat turun hendak shalat Jumat di masjid sebelah, saya melihat mereka sedang totalan pembayaran di depan komputer kasir. Sehingga yang menjaga toko tinggal Bu Sri sendirian, karena dua karyawan lainnya juga Jumatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Ketandan AKP Suyarta Praja mengatakan, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) itu masih dalam penyelidikan.

“Dari informasi yang kami kumpulkan, komplotan ini mengendarai mobil plat L dan memarkirkannya jauh dari lokasi kejadian. Kami mengimbau kepada pelaku usaha, sebaiknya memasang CCTV. Lalu, bila karyawannya sedang keluar semua, lebih baik toko ditutup,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge