0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Guru SD Nekat Gantung Diri

dok.merdeka.com
Ilustrasi gantung diri (dok.merdeka.com)

Boyolali — Sakit stroke tak kunjung sembuh, seorang guru SD di Teras, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban ditemukan sudah tergantung di pintu dapur rumahnya Dusun Ngemplak, Desa Randusari, Teras, Jumat pagi (22/5).

Korban, Suyatno (59), kali pertama diketahui anaknya, Setyani, saat pulang usai mengantar anaknya sekolah. Melihat ayahnya sudah dalam kondisi mengantung, Setyani langsung berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan Setyani langsung berdatangan dan berusaha menolong korban. Namun sayang korban sudah meninggal dunia.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kapolsek Teras AKP Purnomo mengatakan, petugas langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Hasil pemeriksaan petugas puskesmas, korban meninggal murni karena gantung diri. Diketahui, korban gantung diri dengan tali plastik di kusen pintu setinggi 190 sentimeter. Selain itu juga ditemukan dingklik sebagai tempat injakan korban saat bunuh diri.

“Tidak ada tanda penganiayaan, langsung kita serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” tandas Kapolsek.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge