0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelajar Jadi Korban Perkosaan dan Perampasan di Jalan Tol

ilustrasi (do.merdeka.com)

Boyolali — Seorang pelajar menjadi korban perkosaan dan perampasan motor oleh orang yang baru dikenalnya dua hari. Korban, NVB (14) warga Rembun, Nogosari, diperdaya pelaku di Jalan Tol Solo-Kertosono, Ngemplak. Tragisnya, usai diperkosa, korban dibuang ke saluran irigasi dalam kondisi pingsan.

“Tersangka sudah kita tangkap dan saat ini ditahan di Mapolres,” ungkap Kapolres Boyolali, AKBP Budi Sartono, melalui Kasat Reskrim AKP Andi Prasetya, Jumat (22/05).

Tersangka WYT alias Modot, 18, warga Dusun Ringinpitu Desa Ketitang Kecamatan Nogosari ditangkap dua hari setelah kejadian di rumahnya di Ringinpitu, Ngemplak. Pihaknya juga mengamankan barang bukti sepeda motor mio nopol AD 6801 PM dan satu buah hanphone cross milik korban. Tersangka dijerat pasal 81 UU no 35 tahun 2014 tentang perubahan tentang perubahan atas uu no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara menurut paman korban, Warioto, musibah yang menimpa keponakanya tersebut terjadi Senin (11/5), pukul 19.45 WIB, saat itu korban di-sms tersangka dan diminta menjemputnya di jalan tol Solo-Kertosono. Tanpa curiga, keponakanya langsung mengiyakan dan  berangkat dari rumah menggunakan motor mio putih AD 6801 PM. Sesampainya di Tol Solo – Kertosono pelaku meminta korban berhenti dan memaksa berhubungan badan.

“Mulutnya dibungkam dan dicekik lehernya, setelah diperkosa, korban dibuang di saluran irigasi dalam kondisi pingsan,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge