0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disperindag Belum Temukan Beras Sintetis di Boyolali

timlo.net/nanin
Disperindag Boyolali belum temukan peredaran beras sintetis berbahan plastik di pasar (timlo.net/nanin)

Boyolali — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Boyolali langsung turun tangan melakukan pengecekan di sejumlah pasar. Hal ini terkait beredarnya beras sintetis berbahan plastik. Meski demikian, sejauh ini belum ditemukan beras sintetis berbahaya itu.

“Kita terjunkan empat orang tim untuk melakukan pengecekan di pasar Boyolali dan Karanggede, hasilnya nihil,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Yohahes Supriyadi, Jumat (22/5).

Meski saat ini belum ditemukan, pihaknya masih akan tetap melakukan pemantauan, terutama di pasar-pasar tradisional diwilayah utara. Dijelaskan ciri-ciri untuk beras plastik adalah gampang pecah dan licin serta warna putih terang.

“Beras asli juga ada guratanya dan kasar,” paparnya.

Dijelaskan, dipilihnya pasar Boyolali dan Karanggede, karena merupakan daerah pasokan beras. Di wilayah Karanggede misalnya, di daerah tersebut tidak banyak produksi beras. Sementara di wilayah yang merupakan lumbung padi, seperti di Banyudono dan Sawit, sangat kecil kemungkinan beras sintetis ini beredar.

“Di daerah lumbung padi kan warganya pasti banyak yang punya stok beras sendiri,” tambahnya.

Selama pantauan di pasar, pihaknya melakukan koordinasi dengan 10 Unit Pelaksana Teknis (UPT) pasar di Boyolali. Bila ada temuan beras sintetis di lapangan, petugas di UPT diharapkan segera memberikan informasi pada Disperindag. Meski begitu, sejauh ini pihaknya belum menerima surat edaran dari Kementrian maupun provinsi terkait beras sintetis.

“Tapi Kita tetap waspada, jangan sampai masyarakat dirugikan,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge