0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Salim Dance Club, Komunitas Wanita Pecinta Dansa

dok.timlo.net/setyo pujis
Salim Dance Club (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Bagi sebagian wanita, menyalurkan hobi bukanlah sesuatu yang mudah. Karena tuntutan mengurus keluarga dan aktivitas lainnya sudah cukup menyedot waktu yang dipunya.

Namun itu hanya untuk sebagian dari mereka. Karena komunitas dansa, Salim Dance Club justru mayoritas anggotanya adalah mereka para wanita dan tak sedikit yang sudah berumur atau lanjut usia.

Salah satu pendiri dan juga pelatih dansa di komunitas SalimDance Club, Salim mengatakan, komunitas dansanya tersebut sudah berdiri sejak tahun 2005 yang lalu. Dilatarbelakangi karena ingin menyalurkan hobi, komunitas yang mayoritas ibu-ibu tersebut masih eksis hingga saat ini.

“Dalam komunitas ini beragam dansa, baik latin maupun ballroom kita pelajari, seperti cha cha, rumba, samba, jive, paso double, tango, slowfox, waltz, dan banyak lagi yang lain,” ujarnya saat ditemui di Orient Resto, Solo, kemarin malam

Ia menuturkan, komunitasnya tersebut sekarang sudah memiliki anggota sekitar 70 orang. Yang terdiri dari remaja hingga dewasa. “Untuk menjaga kesolidan serta meningkatkan rasa solidaritas antar masing-masing anggota, setiap bulan biasanya kita adakan gathering dan juga arisan di luar. Karena kalau hanya monoton di tempat latihan saja takutnya mereka akan bosan,” jelasnya.

Selain itu, Salim juga mengungkapkan, banyak manfaat dengan mempelajari dansa, karena selain bisa menyeimbangkan otak juga bisa menambah kebugaran dari setiap gerak yang dilakukan.

Sementara itu, salah satu anggota Salim Dance Club, Indriyani (59), mengaku tertarik bergabung dengan komunitas tersebut karena kecintaannya terhadap tarian dansa dan juga untuk menambah teman sebaya. “Yang paling saya sukai adalah tarian cha cha, karena gerakanya lebih lincah jika dibanding yang lainnya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge