0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sekda Sebagai PLH Bupati Dinilai Rancu

Agus Ali Rosidi (timlo.net/nanin)

Boyolali — Menjelang akhir masa jabatan bupati pertanggal 3 Agustus mendatang, kandidat terkuat pelaksana harian (PLH) bupati selama masa transisi hingga bupati definitif adalah sekda Boyolali, Sri Ardiningsih. Penunjukan ini sesuai dengan petunjuk Kemendagri.

“Petunjuknya PLH bupati nanti adalah sekda,” ungkap Bupati Boyolali, Seno Samudro, Kamis (21/5).

Namun meski ditunjuk sebagai PLH, jabatan sekda nantinya tidak ada Plt sekda. Usulan tersebut nantinya akan disampaikan ke Gubernur dan diperkirakan akan direalisasi pada bulan Juli mendatang. Jabatan Plh nantinya diperkirakan akan berlangsung selama tujuh bulan karena pelantikan bupati terpilih akan dilakukan sekitar bulan Maret 2016 mendatang.

“Nantinya PLH ya tetap sebagai sekda, tidak ada Plt sekda,” ujar Bupati ditemui di Pendopo Ageng, Kemiri.

Terkait hal ini, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Boyolali, Agus Ali Rosidi, menilai nantinya justru akan terjadi rangkap  jabatan. Sehingga dikhawatirkan akan rancu antara pekerjaan sebagai PlH bupati dan sekda. Apalagi, sekda merupakan ketua Tim Penyusun Anggaran Daerah. Agus berharap bupati mempertimbangkan hal itu lagi, sebelum diajukan ke Gubernur.

“Kan ada asisten, kenapa harus sekda, atau gubernur bisa menunjuk pejabat lain selain sekda,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge