0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Geruduk Disdik Klaten, Sanggar Kebangsaan Adukan Transparansi RKAS

timlo.net/aditya wijaya
Audensi antara LSM Sanggar Kebangsaan dengan Disdik Klaten (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Belasan warga mengatasnamkan Sanggar Kebangsaan, Kamis (21/5) pagi, menggrudug kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten berlokasi di Jalan Pemuda Selatan no 151. Mereka mempersoalkan transparansi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang ditutupi pihak sekolah.

“Mengacu Permendikbud No 101 tahun 2013, RKAS harus dilaporkan dan diinformasikan secara tertulis oleh wakil didik pada setiap semester bersamaan dengan penerimaan raport. Tapi fakta di lapangan, RKAS malah dirahasiakan,” kata koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sanggar Kebangsaan, Wardiyono, usai audiensi.

Pihaknya menemukan praktek jual beli seragam sekolah kepada siswanya. Hal itu tentu bertentangan dengan Permendikbud No 45 tahun 2015 tentang seragam sekolah.

“Selain kerahasian dokumen RKAS, ada penyimpangan soal pengadaan seragam sekolah. Padahal pada pasal 4 Permendikbud No 45 itu menyatakan bahwa pengadaan seragam sekolah diusahakan sendiri oleh wali peserta didik. Untuk itulah, kami datang bersama para orangtua murid mendatangi kantor Disdik Klaten,” ungkapnya.

Menanggapi itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Klaten, Sudirno, yang menemui Sanggar Kebangsaan mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti aduan tersebut. Namun demikian, Disdik Klaten pada prinsipnya berkomitmen membantu siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk tetap bisa sekolah.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge